DISWAY AWARDS

Lima Kecamatan Jadi Prioritas Penerima Benih Padi Inpari 32 di Bengkulu Tengah

Lima Kecamatan Jadi Prioritas Penerima Benih Padi Inpari 32 di Bengkulu Tengah

Helmi Yuliandri, S.P, M.T., Kepala Distan Bengkulu Tengah--

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Pertanian kembali mengusulkan bantuan benih padi unggul jenis Inpari 32 guna meningkatkan kualitas dan produksi padi pada masa tanam Maret hingga Oktober 2026.

Bantuan benih tersebut akan disalurkan kepada petani setelah dikirim oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan tanam di masing-masing wilayah.

Dinas Pertanian menetapkan lima kecamatan sebagai sentra produksi prioritas, yakni Kecamatan Pondok Kelapa, Taba Penanjung, Karang Tinggi, Talang Empat, dan Pondok Kubang.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, mengatakan pembaruan benih padi menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang selama ini cenderung menurun akibat penggunaan benih turunan secara berulang.

“Masih ada petani yang menggunakan benih padi hingga empat kali turunan. Benih tersebut ditanam, kemudian diambil lagi bibitnya secara turun-temurun. Kondisi ini tentu berdampak pada penurunan produktivitas,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator penyuluh lapangan (korluh) untuk mendorong petani menggunakan benih unggul Inpari 32 yang dinilai lebih produktif dan adaptif.

“Tahun ini kami sudah berkoordinasi dengan korluh untuk memperbarui benih petani menggunakan Inpari 32 agar hasil produksi padi di Bengkulu Tengah bisa lebih optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Helmi menyebutkan kebutuhan benih akan disesuaikan dengan luas lahan tanam yang diusulkan oleh kelompok tani. Hal tersebut dilakukan karena benih Inpari 32 bersifat siap tanam dan memiliki batas masa kedaluwarsa.

“Kebutuhan benih disesuaikan dengan luas tanam yang diusulkan. Misalnya 25 hektare, maka jumlah benih dalam kilogram akan dihitung sesuai standar. Karena benih ini harus segera ditanam sebelum melewati masa kedaluwarsa,” tutup Helmi.(iza)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: