Diminta Hidupkan Kembali Wisata Curug Cai, Kades Bukti Sentil Dinas Perihal Ini
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Wisata Curug Cai Desa Bukit, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah mungkin sudah tidak asing di beberapa telinga para wisatawan daerah maupun Kota Bengkulu. Wisata yang sejak dulu selalu di ingat dengan suasana alami dan kondisi air yang jernih serta sejuk.
Akan tetapi, beberapa tahun terakhir wisata Curug Cai tersebut dipaksa ditutup dikarenakan administrasi perizinan yang kurang lengkap. Sehingga pihak berwenang menghentikan sejenak kegiatan dan operasional.
Camat Semidang Lagan, Edwar Kanedi, S.H A.Kp., M.A.P mengatakan, suatu desa yang memiliki potensi wisata mendatangkan Pendapatan Asli Desa (PADes) tentu sangat disayangkan dihentikan begitu saja. Dirinya berharap agar pihak desa segera mengurus perizinan usaha wisata alami kembali.
BACA JUGA:Perbaikan Infrastruktur Fokus Usulan Musrenbangcam Taba Penanjung
“Sayang disayangkan karena Desa Bukit ini memiliki banyak potensi wisata alami salah satunya Curug Cai. Kita pihak kecamatan sangat berharap agar pemerintah desa dapat kembali menghidupkan wisata tersebut," jelas Edwar.
Sementara itu, Kades Bukit, Ali Imran mengatakan, pihak desa sangat menginginkan wisata-wisata kembali dihidupkan. Akan tetapi hingga saat ini masih terkendala dengan perizinan.
"Dari desa boleh dikatakan mau saja menjalankan kembali wisata itu tapi harus mengikuti aturan, karena sampai saat ini masih bermasalah dengan perizinannya. Kalaupun mau dibuka harus dengan izin yang lengkap, syarat terpenuhi dan kepengurusan harus berjalan," kata Imran.
BACA JUGA:Sempat Hilang Dicuri, Motor Warga Desa Pondok Kelapa Akhirnya Ditemukan
Imran mengatakan, selaku pemerintah desa dirinya sempat bertemu dengan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bengkulu Tengah yang baru bahkan sempat berbincang mengenai hal tersebut. Pihak Dispar juga menginginkan wisata kembali dihidupkan.
"Kemarin memang sudah bertemu dengan Kadispar baru, ibu Eka. Dan juga kemarin rilis awal Curug Cai itu bu Eka menjadi salah satunya. Dirinya juga sangat mengharapkan agar wisata ini kembali dihidupkan," tambah Imran.
"Tentu kalau dari kami pihak desa sangat ingin dengan hal itu, dan kami siap. Asal pihak Dispar Bengkulu Tengah juga siap membantu dalam perizinannya. Terlebih saat ini kita terkendala dengan anggaran untuk perbaikan tempat wisata itu," lanjutnya Imran.(one)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
