Akses Pagar Gunung-Kota Niur Makin Rusak, Bupati: Terkendala Status Kawasan Hutan

Akses Pagar Gunung-Kota Niur Makin Rusak, Bupati: Terkendala Status Kawasan Hutan

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Kondisi akses menuju Desa Kota Niur, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), semakin memprihatinkan.

 

Jalan yang sebelumnya menjadi akses aktivitas tambang batu bara tersebut kini mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan berkelanjutan.

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Benteng menyatakan pembangunan akses Pagar Gunung–Kota Niur masih terkendala status kawasan yang dilintasi jalan tersebut.

 

BACA JUGA:Cegah Konflik Sosial, Kesbangpol Bengkulu Tengah Dorong Deteksi Dini dan Sinergi Masyarakat

BACA JUGA:Kabar Baik, Reward 32 Paskibraka Bengkulu Tengah Diperkirakan Disalurkan Oktober

 

Pemkab pun terus mengupayakan penyelesaian persoalan regulasi agar pembangunan jalan dapat direalisasikan.

 

Bupati Benteng, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., mengatakan salah satu kendala utama pembangunan jalan tersebut adalah trase yang melintasi kawasan Hutan Buruh sehingga membutuhkan izin dari pemerintah pusat.

 

“Ini jalan khusus tambang dan itu melewati area Hutan Buruh. Itu harus berizin dan kita sudah beberapa kali meminta izin, tetapi belum dikeluarkan. Kemarin dalam rangka pengusulan review RTRW, kita masukkan kembali jalan itu supaya bisa dilepaskan kementerian. Sampai saat ini belum dilepaskan,” kata Rachmat.

 

BACA JUGA:Baru Menjabat, Kapolres AKBP Yanu Rihardi Pimpin Konferensi Pers Penangkapan Terduga Pelaku Pemerasan

BACA JUGA:350 Meter Jalan Taba Lagan-Pagar Gunung Dibangun, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Rachmat-Tarmizi

 

Menurutnya, persoalan regulasi dan status kawasan menjadi faktor yang membuat Pemkab Benteng belum dapat melakukan pembangunan secara maksimal.

 

Padahal, pemerintah daerah memiliki keinginan untuk meningkatkan akses masyarakat di wilayah tersebut.

 

Rachmat menegaskan, apabila persoalan regulasi dan perizinan telah diselesaikan, pembangunan jalan Pagar Gunung–Kota Niur akan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

 

BACA JUGA:Diperoleh Info Realisasi Dana BOSP di Salah Satu SDN Diduga Janggal, Trio: Dinas Jangan Tutup Mata!

BACA JUGA:Heboh Kabar OTT oleh Polres Bengkulu Tengah, Cek Faktanya

 

“Ini kesulitannya di situ. Kalau aturan dan regulasi sudah memperbolehkan, insyaallah kita akan prioritaskan juga membangun link jalan Pagar Gunung–Kota Niur,” tambahnya.

 

Ia mengakui kondisi akses tersebut menjadi perhatian karena merupakan salah satu jalur penting bagi masyarakat.

 

Namun, pembangunan belum dapat dilakukan sebelum status kawasan dan aspek legalitasnya memiliki kepastian.

 

Rachmat pun meminta masyarakat Kota Niur dan wilayah sekitar untuk bersabar sembari Pemkab Benteng terus berupaya mencari solusi terhadap persoalan tersebut.

 

BACA JUGA:Perkuat Sinergitas antara Polri dan Media, Pimpinan RBt Sambangi Kapolres AKBP Yanu Rihardi

BACA JUGA:Momen Direktur RSD Sungai Lemau 'Dikuliti' Pimpinan DPRD, Fepi: Demi RSD yang Lebih Baik

 

“Untuk masyarakat di sana sabar dulu. Pemda tetap berusaha sepenuh hati, sepenuh tenaga supaya status jalan ini bisa berubah. Kita bisa bangun jalan milik kita dan insyaallah akan dibangun,” pungkas Rachmat.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: