Realisasi Pajak Daerah Bengkulu Tengah Tembus Rp19 Miliar per Agustus 2026
ilustrasi--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bengkulu Tengah mencatat realisasi penerimaan Pajak Daerah hingga 31 Agustus 2026 telah mencapai Rp19,03 miliar.
Angka tersebut setara dengan 55,11 persen dari total target penerimaan sektor Pajak Daerah tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp34,52 miliar.
Kepala BKD Kabupaten Bengkulu Tengah, Tripuja Nugraha, S.Sos., M.A.P., melalui Kabid Pendapatan, Mariska Rezki Suandra, S.I.P., M.Si., M.M., mengungkapkan bahwa dari berbagai jenis pajak daerah yang dipungut, beberapa di antaranya mencatatkan perolehan yang sangat positif.
"Hingga akhir Agustus 2026, realisasi Pajak Daerah secara keseluruhan sudah menembus angka 55,11 persen. Beberapa sektor bahkan kinerjanya sangat memuaskan, seperti Pajak Reklame yang sudah melebihi target tahunan," ujar Mariska.
Berdasarkan rincian data BKD, perolehan Pajak Reklame mencatatkan persentase tertinggi dengan angka 116,96 persen atau terealisasi sebesar Rp211,65 juta dari target Rp180,94 juta.
Penerimaan tinggi juga ditopang oleh PBJT Tenaga Listrik yang mencapai 88,94 persen (Rp4,48 miliar dari target Rp5,03 miliar), serta Pajak Air Tanah sebesar 87,07 persen (Rp48,75 juta dari target Rp55,99 juta).
BACA JUGA:PAW Kepengurusan PGRI Pondok Kubang, Micke Oktariana Jadi Ketua
BACA JUGA:Golbe Soroti Pelantikan BPD Margo Mulyo dan Taba Jambu Terkesan Lamban
Untuk penerimaan berbasis bagi hasil kendaraan bermotor, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi sebesar 68,29 persen (Rp5,47 miliar dari target Rp8,01 miliar), disusul Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 50,35 persen (Rp2,94 miliar dari target Rp5,85 miliar).
Namun demikian, BKD memberikan catatan khusus pada beberapa pos pajak yang capaiannya masih di bawah 50 persen.
Salah satu penopang utama pajak daerah, yakni Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), baru menyumbang 35,41 persen (Rp4,00 miliar dari target Rp11,30 miliar).
BACA JUGA:Beras Bapang Juli-September Cair, 41 KPM Desa Semidang Terima Bantuan
BACA JUGA:Tak Puas dengan Penjelasan Dinas, Kontraktor Isyaratkan Bawa ke Ranah Hukum
Selain PBB-P2, perolehan dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) baru terserap 43,68 persen (Rp259,96 juta dari target Rp595,12 juta), serta PBJT Makanan dan/atau Minuman (Restoran) yang berada pada angka 32,16 persen (Rp237,52 juta dari target Rp738,43 juta).
"Untuk jenis pajak yang capaiannya masih minim, khususnya PBB-P2 dan Pajak Restoran, BKD akan memaksimalkan pola penagihan langsung dan uji petik di lapangan agar sisa target Pajak Daerah di tahun 2026 dapat terpenuhi secara optimal," tegas Mariska.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: