Sambut Program SMK Go Global, Bupati Rachmat Sebut Ada Peluang Puluhan Ribu Kuota Kerja Luar Negeri
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah menerima kunjungan kerja jajaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan BP3MI Sumatera Selatan di Ruang Kerja Bupati Bengkulu Tengah.
Pertemuan strategis tersebut digelar guna membahas kolaborasi program SMK Go Global sekaligus penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah agar siap bersaing di pasar kerja internasional.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden RI terkait program SMK Go Global, sekaligus memetakan kesiapan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi daerah dalam mencetak Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang kompeten, profesional, dan bersertifikasi.
BACA JUGA:Diduga Tak Sesuai RAB, Proyek Jalan Lapen di Salah Satu Desa Kecamatan Pondok Kubang Disorot
Perwakilan KP2MI menjelaskan bahwa program SMK Go Global menargetkan penyerapan 500.000 tenaga kerja ke luar negeri secara nasional, yang terdiri dari 300.000 lulusan SMK dan 200.000 tenaga kerja dari masyarakat umum.
"Pak Presiden menargetkan 500.000 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Komposisinya adalah 300.000 dari lulusan SMK dan 200.000 untuk masyarakat umum yang siap kerja," ujar perwakilan KP2MI.
Guna merealisasikan target tersebut, KP2MI memperkenalkan program Kelas Migran untuk SMK unggulan yang fokus pada penguatan kompetensi dan kemampuan bahasa sesuai negara tujuan.
BACA JUGA:Laporan 12 Desa Pondok Kubang Masih Berproses, Inspektorat Susun Skema Pemeriksaan
BACA JUGA:14 Calon Perangkat Desa Digembleng, DPMD Bengkulu Tengah Perkuat Pemahaman Tupoksi
Selain itu, diperkenalkan pula program Migrant Center sebagai pusat vokasi daerah yang melibatkan perguruan tinggi dalam mengawal ekosistem kerja, mulai dari persiapan hingga perlindungan hukum pekerja.
Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., menyambut hangat skema kerja sama tersebut.
Menurutnya, program ini menjadi angin segar dan peluang emas bagi angkatan kerja usia produktif di Kabupaten Bengkulu Tengah.
BACA JUGA:Empat Kasus Tercatat di Pagar Jati, DP3AP2KB Perkuat Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan
BACA JUGA:Sempat Mangkrak dan Beda Keterangan, Kontraktor Janji Lanjutkan Rehab Balai Posyandu Pekik Nyaring
“Ini kabar gembira buat masyarakat di mana pun berada, terutama warga Bengkulu Tengah yang masih muda dan produktif. Ada program peningkatan kapasitas pekerja migran, bahkan ada jatah hingga 40.000 kuota untuk bekerja di luar negeri dari berbagai tingkatan profesi,” ungkap Bupati Rachmat penuh optimistis.
Bupati menegaskan, jajaran Pemkab Bengkulu Tengah siap bersinergi dengan kementerian untuk mematangkan persiapan SDM sejak tahap awal.
Langkah ini diambil agar pemuda-pemudi Bengkulu Tengah mampu meraih peluang karier global secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemkab Bengkulu Tengah Tanam 1.000 Bibit dan Lepas 100 Tukik
BACA JUGA:Keluhan Warga Direspon, Kepala Puskesmas Pastikan Lampu Penerangan Segera Dipasang
“Mudah-mudahan kerja sama dengan kementerian ini berjalan lancar sehingga target pencapaian program dapat terealisasi demi kesejahteraan masyarakat Bengkulu Tengah,” pungkas Rachmat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: