Diduga Tak Sesuai RAB, Proyek Jalan Lapen di Salah Satu Desa Kecamatan Pondok Kubang Disorot
ilustrasi--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Pelaksanaan proyek pembangunan fisik di salah satu desa di Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, mendadak jadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pelangi Bengkulu.
Sorotan tersebut tertuju pada proyek pengaspalan jalan dengan metode Lapisan Penetrasi (Lapen) anggaran tahun 2025.
Pembangunan yang didanai Dana Desa (DD) tersebut disinyalir mengalami kekurangan volume campuran aspal serta penggunaan material batu pecah yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
BACA JUGA:Laporan 12 Desa Pondok Kubang Masih Berproses, Inspektorat Susun Skema Pemeriksaan
BACA JUGA:14 Calon Perangkat Desa Digembleng, DPMD Bengkulu Tengah Perkuat Pemahaman Tupoksi
Ketua LSM Pelangi Bengkulu, Efriadi, menegaskan bahwa dugaan ketidaksesuaian spesifikasi fisik ini harus segera direspons dan ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait. Pasalnya, keberadaan jalan tersebut sangat vital bagi mobilitas harian warga setempat.
"Setiap pengerjaan proyek yang bersumber dari uang negara atau Dana Desa wajib direalisasikan secara transparan dan presisi sesuai perencanaan RAB. Infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan masyarakat desa itu sendiri. Jika dikerjakan asal-asalan, maka asas manfaatnya jelas tidak tercapai," tegas Efriadi.
Atas temuan dugaan penyimpangan tersebut, Efriadi mendesak pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk bersikap kooperatif dan segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.
BACA JUGA:Empat Kasus Tercatat di Pagar Jati, DP3AP2KB Perkuat Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan
BACA JUGA:Sempat Mangkrak dan Beda Keterangan, Kontraktor Janji Lanjutkan Rehab Balai Posyandu Pekik Nyaring
"Kami meminta pihak Pemdes memberikan tanggapan serta penjelasan resmi terkait indikasi kekurangan volume ini. Langkah keterbukaan ini penting agar tidak timbul persepsi liar maupun polemik yang meresahkan di tengah masyarakat desa," pungkas Efriadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: