Sempat Mangkrak dan Beda Keterangan, Kontraktor Janji Lanjutkan Rehab Balai Posyandu Pekik Nyaring
--
RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Setelah memicu sorotan publik dan keluhan warga, pengerjaan proyek rehabilitasi Balai Posyandu di Dusun IV, Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, dipastikan bakal segera dilanjutkan kembali.
Sebelumnya, proyek rehabilitasi sarana publik tersebut sempat mangkrak tanpa kejelasan yang pasti.
Menariknya, terjadi perbedaan alasan antara Pemerintah Desa Pekik Nyaring dan pihak pelaksana (kontraktor) terkait penyebab terhentinya proyek tersebut.
BACA JUGA:Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemkab Bengkulu Tengah Tanam 1.000 Bibit dan Lepas 100 Tukik
BACA JUGA:Keluhan Warga Direspon, Kepala Puskesmas Pastikan Lampu Penerangan Segera Dipasang
Kepala Desa Pekik Nyaring, Noval Ananta, sempat bergeming bahwa terhentinya pekerjaan disebabkan oleh pihak ketiga yang sedang mengalihkan pengerjaan ke lokasi proyek lain.
Namun, pernyataan tersebut ditepis oleh kontraktor pelaksana proyek, Reno.
Saat dikonfirmasi, Reno membantah ada kendala teknis atau pengalihan lokasi. Ia menjelaskan pengerjaan terhenti murni karena dirinya mengalami musibah kecelakaan.
BACA JUGA:Dua Desa di Semidang Lagan Diinvestigasi Inspektorat, Dugaan Penyimpangan DD Mulai Didalami
BACA JUGA:Pimpinan Ombudsman RI Audiensi dengan Pemkot Bengkulu, Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik
"Sama sekali tidak ada kendala teknis di lapangan. Pekerjaan sempat terhenti karena kemarin saya kena musibah mobil terbalik yang menyebabkan tangan kanan saya terkilir. Alhamdulillah sekarang kondisi fisik sudah membaik dan rehabilitasi gedung akan segera kita lanjutkan," terang Reno.
Terhentinya proyek ini turut menyita perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bengkulu Tengah, Marhalim, mendesak pihak kontraktor untuk segera menuntaskan kewajibannya.
"Jika sempat ada miskomunikasi antara pihak desa dan pelaksana kerja, kami minta segera diselesaikan secara baik-baik. Yang terpenting, perbaikan balai ini harus dilanjutkan hingga tuntas," tegas Marhalim.
BACA JUGA:ICAK-ICAK Band Hibur Pengunjung, Malam Berbinar Jadi Ajang Kebersamaan
Untuk diketahui, mangkraknya perbaikan gedung ini berimbas langsung pada pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Selama Balai Posyandu belum bisa difungsikan, berbagai agenda pelayanan kesehatan balita dan lansia serta aktivitas warga terpaksa menumpang di lokasi alternatif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: