Korwil MBG Bengkulu Tengah Dikritik Slow Respons, Komunikasi Dinilai Belum Maksimal

Korwil MBG Bengkulu Tengah Dikritik Slow Respons, Komunikasi Dinilai Belum Maksimal

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID - Kritik terhadap Koordinator Wilayah (Korwil) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Bengkulu Tengah mencuat.

 

Kali ini, sorotan datang dari kalangan kritikus daerah yang menilai komunikasi dan respons terhadap masyarakat maupun awak media masih belum maksimal.

 

Kritikus daerah Bengkulu Tengah, Trio menilai posisi korwil yang merupakan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah seharusnya menjadi penghubung utama dalam penyampaian informasi terkait pelaksanaan program MBG dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

BACA JUGA:O2SN SD Bengkulu Tengah Berakhir, Ini Daftar Peraih Medali Emas

BACA JUGA:Kepala Sekolah Buka Suara soal Dugaan Perundungan Pelajar SD di Bengkulu Tengah, Mediasi Berlangsung Tegang

 

Namun, menurutnya, masih banyak keluhan terkait lambatnya respons saat masyarakat maupun media meminta klarifikasi dan perkembangan informasi program tersebut.

 

“Jika saat masyarakat, awak media ataupun SPPG menanyakan perkembangan MBG saja tidak direspons, bagaimana ingin berkomunikasi atau berkoordinasi tentang MBG. Walaupun melalui WhatsApp, paling tidak harus dijawab dan direspons,” ujar Trio.

 

Ia menilai komunikasi yang baik sangat diperlukan mengingat program MBG saat ini menjadi perhatian publik, terutama setelah muncul berbagai persoalan terkait operasional SPPG di sejumlah daerah.

 

BACA JUGA:Pemkab Kecolongan! Ada Mobil Dinas Diduga Disalahgunakan: Terparkir di Rumah Warga, Nopol Dihitamkan

BACA JUGA:Sejumlah PPPK Paruh Waktu Belum Terima Gaji, Ini Penjelasan Sekda

 

“Yang menanyakan informasi itu manusia. Kalau seperti itu muncul pertanyaan kenapa bisa slow respons, sedangkan informasi yang berkaitan dengan SPPG, apalagi bersifat penting, tentu kami tanyakan ke korwil yang merupakan perwakilan BGN pusat,” katanya.

 

Tidak hanya awak media, sejumlah pihak pengelola SPPG juga disebut mengalami kendala serupa saat mencoba berkoordinasi terkait program MBG di Bengkulu Tengah.

 

Meski begitu, Trio menegaskan kritik tersebut bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu, melainkan bentuk kepedulian agar program MBG dapat berjalan lebih baik dan terhindar dari persoalan yang dapat merugikan masyarakat.

 

BACA JUGA:Sanksi Menanti! Evaluasi ASN Bengkulu Tengah Tak Disiplin, Sekda Bentuk Tim Pemeriksa

BACA JUGA:Salat Idul Adha di Pekik Nyaring, Bupati Rachmat Serahkan Sapi Kurban dan CSR Bantu Masjid

 

“Kami bermaksud baik, karena ingin membuat SPPG ataupun MBG di Bengkulu Tengah ini menjadi lebih baik, jangan sampai ada masalah lagi, mulai dari spek bangunan, kelengkapan, kebersihan hingga makanan. Jika memang sedang sibuk, sampaikan saja, jangan sampai tidak direspons sama sekali,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Korwil SPPG Bengkulu Tengah belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan tersebut.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: