Bantah Tak Kooperatif, Penyedia Seragam Olahraga Guru Siap Penuhi Panggilan Dinas

Bantah Tak Kooperatif, Penyedia Seragam Olahraga Guru Siap Penuhi Panggilan Dinas

--

 

RAKYATBENTENG.DISWAY.ID – Penyedia kegiatan pengadaan seragam olahraga guru di lingkungan Dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Tengah membantah disebut tidak kooperatif memenuhi pemanggilan yang dilayangkan dinas.

 

Adi, selaku penyedia menyebut dirinya tengah sakit saat disurati pertama untuk hadir di kantor dinas.

 

‘’Benar surat itu sudah ada yang pertama, saya tidak hadir karena saya sedang sakit," ungkap Adi.

 

Disinggung mengapa tidak memberikan konfirmasi kepada dinas perihal alasan ketidakhadirannya, Adi menyebut karena dari dinas sendiri tidak ada menanyakan.

 

BACA JUGA:Tinjau Ulang Jabatan Kabid Rangkap Plt Dirut RSD, Dewan: Apakah Tidak Ada Orang Lain?

BACA JUGA:Jemaah Lansia Sesak Napas di Masjid Nabawi, PPIH Evakuasi ke RS

 

‘’Saya tidak jelaskan alasan saya tidak datang, karena dari pihak mereka kemarin juga tidak mengkonfirmasi ulang. Jadi saya istirahat saja untuk pemulihan karena tidak ditanya. Lebih ke miskomunikasi saja,’’ kata Adi.

 

‘’Surat panggilan yang kedua sudah saya terima, saya pastikan bakal datang tapi kemungkinan siang. Terlepas dengan keadaan saya yang belum sehat betul, saya akan upayakan datang sebagai bentuk tanggung jawab dan sikap kooperatif saya,’’ tambah Adi.

 

Diwartakan sebelumnya, publik kembali mempertanyakan kejelasan seragam olahraga guru. Pasalnya sudah memasuki awal Mei 2026 seragam tak kunjung tuntas 100 persen.

 

BACA JUGA:10 Alumni Kaizu Bengkulu mantap pilih berkarir di Hotel Bintang 4 dan 5 Tokyo, Sapporo dan Kyoto

BACA JUGA:Pimpin Gelar Operasional Triwulan I Tahun 2026, Kapolda Bengkulu Beri Penghargaan kepada Polres Berprestasi

 

Kali terakhir pihak dinas mengembalikan sekitar 500-an stel lantaran kesalahan ukuran, dan dari penyedia terpaksa memesan ulang ke pabrik, namun hingga kini seragam yang menelan anggaran sekitar Rp400 jutaan tersebut belum sampai ke tangan PPTK dinas.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: